G E O D E S I . & . G E O M A T I K A . F O R U M
Selamat Datang di...

GEODESI & GEOMATIKA FORUM

Silakan registrasi, gratis, untuk dapat berkomunikasi dan saling bertukar fikiran dengan sobat seprofesi di mana pun berada!

MAJULAH GEODESI & GEOMATIKA INDONESIA!
MAJULAH BANGSAKU!


tau ga gan wanawisata palutungan kuningan jawa barat

View previous topic View next topic Go down

tau ga gan wanawisata palutungan kuningan jawa barat

Post by retroholic_xxx on Fri May 20, 2011 3:53 am

Ada satu tempat bagus di Kuningan, yaitu Bumi Perkemahan Palutungan
dan Curug Ciputri. Tapi, hati-hati, di sana angker meski banyak
pengunjungnya," kata seorang teman ketika ditanya tentang tempat wisata
yang menarik dikunjungi di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.



Kepopuleran tentang keangkeran itu membuat tempat tersebut pernah
dijadikan lokasi program uji keberanian yang ditayangkan di salah satu
stasiun televisi swasta.

Kesan mistis adanya seorang putri yang menunggu daerah itu membuat
banyak pengunjung yang datang dengan berbagai alasan lebih dari sekadar
berwisata. Ada yang ingin segera dapat jodoh atau pekerjaan setelah
mandi di bawah curug (air terjun). Aktivitas itu akan terasa ketika
mendekati bulan puasa atau hari tertentu yang dikeramatkan.

Sardjono, bekas penjaga bumi perkemahan dan curug tersebut,
mengemukakan, banyak warga masyarakat dan pengunjung yang menganggap
tempat itu perlu didatangi, khususnya bagi mereka yang ingin meminta
berkah. Padahal, katanya, semuanya itu tidak benar. Tempat tersebut
murni sebagai lokasi air terjun yang bisa dinikmati untuk melepas penat
dan melupakan sejenak aktivitas sehari-hari.

"Tapi, lama kelamaan anggapan itu mengganggu juga. Banyak calon
pengunjung takut datang ke sini. Mereka takut terjadi sesuatu yang
buruk," kata Sardjono lagi
Indah, tapi kalah terkenal

Bumi Perkemahan Palutungan dan Curug Ciputri terletak di Desa
Palutungan, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan. Tempat wisata ini
berada 1.100 meter di atas permukaan laut (mdpl). Ini merupakan salah
satu alternatif tempat liburan yang ada di Kuningan.

Meski mempunyai pemandangan indah, nama kedua tempat ini tidak sehebat
tempat wisata lain di Kuningan, seperti Waduk Darma, Curug Si Domba,
Sumur Tujuh Cibulan, Taman Purbakala Cipari, Kolam Ikan Dewa Cigugur,
Gedung Linggarjati, dan Telaga Remis. Mitos keangkerannya sering kali
lebih mudah dikenali ketimbang keindahannya.

Pemandangan dan aktivitas warga setempat dalam perjalanan ke lokasi itu merupakan sesuatu yang jarang ditemukan di kota besar.

Di kanan dan kiri jalan sekitar kaki Gunung Ciremai (3.078 mdpl),
misalnya, banyak sekali lahan yang ditanami sayur-mayur dan budi daya
sapi perah. Bahkan, jika beruntung, pengunjung bisa menyaksikan
pemanenan, pembersihan sayuran, dan pendistribusian sayuran tersebut.
Sementara itu, pemeluk agama Katolik, jika ingin sekaligus mendapatkan
wisata religius, bisa menyempatkan diri ke Goa Maria Totombok,
Cisantana.

"Tempat ini juga merupakan satu dari tiga jalur pendakian menuju puncak
Gunung Ciremai. Meski merupakan jalur terpanjang, pendaki lebih memilih
lewat sini karena merupakan rute paling mudah," kata Sardjono
menceritakan.

Untuk bisa sampai ke bumi perkemahan dan Curug Ciputri, calon pengunjung
dari Cirebon bisa melewati kota Kuningan yang berada di ketinggian 466
mdpl menuju Kecamatan Cigugur. Selain menggunakan kendaraan pribadi,
pengunjung juga bisa menggunakan bus atau angkutan yang disebut travel
(minibus).

Pengunjung asal Bandung bisa menggunakan bus ekonomi dengan tarif Rp
20.000 atau Rp 30.000 (bus eksekutif) menuju Cirebon. Dari Terminal
Cirebon, perjalanan dilanjutkan dengan angkutan umum menuju Kuningan
yang biayanya Rp 5.000 per orang. Di Kuningan pengunjung bisa
melanjutkan perjalanan dengan menggunakan angkutan umum bernomor 16
jurusan Kuningan-Palutungan.

Pengunjung asal Jakarta bisa menggunakan bus ekonomi (jurusan Kuningan)
dengan tarif Rp 30.000 atau bus eksekutif yang bertarif Rp 40.000. Dari
Kuningan, pengunjung bisa menggunakan jalur yang sama dengan jurusan
Kuningan-Palutungan. Tarifnya Rp 2.000-Rp 3.000 per orang.

"Atau, bila mau, pengunjung yang datang dalam jumlah tidak besar bisa
menggunakan ojek motor setibanya di Kuningan. Meski tarif lebih mahal,
Rp 10.000-Rp 20.000 per orang, pengunjung bisa merasakan langsung angin
sejuk selama perjalanan," tutur Sardjono.
Sesampainya di Palutungan, pengunjung yang datang dalam jumlah besar
biasanya langsung memesan tempat untuk berkemah. Namun, pengunjung dalam
kelompok kecil dan tidak ingin menginap bisa langsung ke Curug Ciputri.

Sardjono menambahkan, Bumi Perkemahan Palutungan dan Curug Ciputri
merupakan tempat di Kuningan yang sepenuhnya dibuat oleh alam. Bumi
perkemahan dibuka terlebih dahulu sekitar tahun 1984, sedangkan kawasan
Curug Ciputri dibuka untuk umum pada tahun 1989.
Dengan luas sekitar 9 hektar dan dikelilingi pohon pinus, bumi
perkemahan menjadi tempat menarik untuk menghabiskan malam. Bahkan, bila
jenuh, malam hari pengunjung bisa keluar dari area perkemahan untuk
melihat gemerlap lampu Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Kuningan dari
jalan Desa Palutungan.

Setelah menikmati malam, pagi harinya pengunjung bisa mandi di bawah
curug yang mempunyai mata air jauh di dalam hutan Gunung Ciremai. Mereka
yang ingin menikmati sensasi lebih bisa mandi di bawah curug yang
ketinggiannya mencapai 12 meter.
Mereka yang ingin berendam bisa memanfaatkan bendungan air yang terdapat di undakan kedua aliran sungai.

"Jalan yang kami buat diusahakan tetap alami. Kami menyusunnya dari
tanah dan bebatuan kali. Hal ini harus kami buat karena, selain jalan
ini, tidak ada jalan sama sekali menuju ke bawah," kata Sardjono lagi.

Wana Wisata Palutungan


Keadaan umum
Luas wisat Palutungan adalah 9.3ha terletak di RPH Cigugur BKPH
Linggarjati, KPH Kuningan. Secara administrasi pemerintahan terletak di
Kecamatan kuningan, Kabupaten Kuningan.

Wana wisata ini terletak pada ketinggian 1.100-1150m dpl, konfigurasi
lapangan umumnya berbukit. Kawasan ini mempunyai curah hujan
3.000mm/tahun dengan suhu udara 24-27C

Potensi kawasan
Wana wisata ini terdiri dari 9ha hutan tanaman (pinus merkusi), sumber
air yang ada berupa mata air gejala alam/ potensi visual lansekap
didalam kawasan yang mempunyai karakteristik khas adalah hutan tanaman.

Potensi Wisata
WAna wisata ini digunakan untuk wisata harian dan wisata berkemah.
Kegiatan wisata harian yang dapat dilakukan adalah piknik dan olahraga
volley ball.

Fasilitas
Jenis fasilitas yang ada adalah loket karcis, papan petunjuk, pusat
informasi, instalasi air, shelter, tempat parkir, tempat duduk, MCK,
lapangan uparan, lapangan volley, umumnya fasilitas tersebut dalam
keadaan kurang terawat.

Aksesbilitas

Wana wisata ini dapat dicapai dari Kecamatan Cigugur (8km) Kabupaten
Kuningan (11km). Kondisi jalan umumnya baik (beraspal), dapat dilalui
kendaraan roda empat.










retroholic_xxx
Senior Surveyor
Senior Surveyor

Jumlah posting : 133
Join date : 2011-05-14
Age : 28
Lokasi : ♥yogyakarta♥

http://aldhieretroholic.blogspot.com/

Back to top Go down

Re: tau ga gan wanawisata palutungan kuningan jawa barat

Post by retroholic_xxx on Fri May 20, 2011 3:54 am

sayangnya gan d tempat ini terlalu kurang perhatian pemerintah
jadinya agak kurang terawat

retroholic_xxx
Senior Surveyor
Senior Surveyor

Jumlah posting : 133
Join date : 2011-05-14
Age : 28
Lokasi : ♥yogyakarta♥

http://aldhieretroholic.blogspot.com/

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum